Hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi), mudik ke kampung halamannya, Solo, Jawa Tengah. Jokowi hendak ‘sungkem’ ke ibunya, Sujiatmi Notomihardjo. Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi juga berencana akan membagikan ribuan paket sembako.
Ada yang menarik dalam kegiatan mudik Jokowi kali ini. Jokowi mudik dengan memakai pesawat kepresidenan. Pemakaian pesawat kepresidenan ini pun pada akhirnya memunculkan sebuah pertanyaan yang menarik untuk dibahas. Mengapa Jokowi memakai pesawat kepresidenan saat mudik di saat mobil dinas dilarang dipakai untuk mudik?? Bukankah pesawat kepresidenan adalah pesawat kedinasan??
Menariknya pertanyaan ini dengan segera dengan sigap dijawab oleh Putri Sulung Presiden RI ke-4, (Alm.) KH Abdurrahman Wahid atau biasa disebut Gus Dur, mbak Alissa Wahid. Berikut tweet yang dipaparkan oleh Mbak Alissa melalui akun twitternya.
Alissa WahidAkun terverifikasi @AlissaWahid
Sepanjang beliau adl Presiden, jiwa raganya & kelg 24 jam/365hari/tahun utk negara. Maka fasilitas Negara juga keseluruhan kebutuhannya.
@BiLLYKOMPAS Presidensi bukan jabatan yg sama dengan jabatan publik lainnya. Ia menuntut penyerahan diri seutuhnya. Keluarga pun tertuntut.
Kenapa anak harus dikawal? Karena ancaman kepada anak adalah ancaman kepada kemaslahatan Presiden. Maka anak pun ikut “kerja” untuk negara.
Ibu Negara bukan jabatan profesional. Tapi beban sosial berupa kerja Ibu Bangsa juga sangat tinggi. Itu selain mengurus sang suami Presiden.
Presiden tidak punya jam kerja. Ibu Negara tidak punya jam kerja. 24 jam kerja. Mereka tak bisa tanggalkan jabatannya bahkan di ruang tidur.
Karena itu, kehidupan sang Presiden & Ibu Negara selayaknya ditanggung Negara. Bahkan utk berlibur asal reasonable, Negara perlu fasilitasi.
Saya justru gemes kalau Presiden Jokowi & Ibu Negara naik pesawat bayar sendiri. Kok segitu amat sama beliau2 yg sedang melayani kita.
Bagaimana kita (Negara & rakyat) memperlakukan Presiden & Ibu Negara, it reflects on us. Not on them.
Dari cuitan yang disampaikan mbak Alissa ini saya seperti sedang mendapatkan kembali pencerahan mengenai status seorang Presiden. Presiden tidak akan pernah bisa cuti dengan alasan apapun selain sakit atau ada kejadian kemalangan dan hal-hal mendadak. Status seorang Presiden melekat kepada Jokowi dalam situasi apapun. Meski saat sedang tidur.
Pernyataan mbak Alissa ini tentu saja didasari pengalaman sebagai putri seorang Presiden yang merasakan betul bagaimana beban dan tanggung jawab seorang Presiden sehingga anaknya pun harus dikawal. Bahkan juga sangat memahami jabatan seorang Ibu Negara.
Karena itu, menurut Mbak Alissa menjadi sangat gemas ketika melihat Presiden dan Ibu Negara harus bayar pesawat sendiri jika sedang melakukan urusan pribadi. Padahal dengan beban begitu berat, Presiden dan Ibu negara harusnya difasilitasi dengan baik.
Saya setuju dan tidak setuju dengan pernyataan mbak Alissa di atas. Menurut saya, ada hal-hal yang memang harus dibedakan antara urusan kenegaraan dan pribadi. Dan kalau saat mudik Jokowi “terpaksa” memakai pesawat kenegaraan tidak lain dan bukan adalah demi orang banyak juga. Bayangkan kalau Jokowi mudik pakai pesawat pribadi, semua bakalan jadi repot.
Jadi, keputusan memakai pesawat kepresidenan adalah keputusan yang tepat. Apalagi, dalam perjalanan mudiknya kali ini, Jokowi juga menyempatkan diri untuk melakukan bagi-bagi sembako. Serta tentu saja, Jokowi akan segera pulang untuk ikut melakukan kontrol untuk arus balik.
Saya juga setuju pemakaian pesawat kepresidenan ini karena seperti yang dikatakan lebih lanjut oleh Mbak Alissa tidak bisa ambil cuti dan hanya bisa disebut istirahat kerja. Karena sekali lagi jabatan Presiden itu melekat 24 jam.
Alissa WahidAkun terverifikasi @AlissaWahid
Nggak bisa cuti, bolehnya istirahat kerja. Jabatan tetap melekat. Beda dg cuti. Misalnya Obama & anak2nya trekking di Yosemite Park.
Pertanyaan mengenai pemakaian pesawat kepresidenan saat Jokowi mudik ini memang menjadi sebuah kesempatan kita bisa belajar lagi mengenai jabatan seorang Presiden. Belajar juga bagaimana kita melihat betapa berbedanya Presiden Jokowi dan keluarganya.
Saya masih ingat bagaimana Ibu Iriana pernah kedapatan menaiki pesawat ekonomi saat hendak balik ke Solo untuk urusan pribadi. Kebiasaan hidup yang sebenarnya menjadi sebuah fakta yang tidak terbantahkan bahwa pemakaian pesawat kepresidenan sudah pasti ada maksud lain.
Dugaan saya seperti yang saya sampaik sebelumnya, pasti Jokowi ingin mengejar waktu untuk bisa segera mungkin kembali ke Jakarta demi melakukan koordinasi persiapan arus balik. Jadi, ini bukan sedang cuti, tetapi mengambil waktu sehari untuk sekedar sungkeman kepada Ibunya. Toh, apa yang dilakukan Jokowi bukan bersantai-santai melainkan sebuah tindakan mulia seorangg anak kepada ibunya.
Selamat mudik Pak Jokowi dan tetap semangat menyelesaikan kesuksesan mudik tahun ini dengan menyukseskan juga arus baliknya. Terima kasih untuk kerja kerasnya.
Salam Mudik.
Sumber: islamnesia
0 komentar:
Posting Komentar