Senin, 14 Agustus 2017

Apanya Dong Yang Buatan Indonesia Yang Anda Pakai, Beh Tengku Zulkarnain?


Saya ngakak membaca status twitter Tengku Zulkarnain yang di share seorang teman di group whatsup. Mahluk yan satu ini, dimata saya, ibarat mahluk jadi-jadian. Jujur, ini mungkin tulisan pertama saya tentang mahluk yang satu ini. Maaf Beh Tengku, kenapa saya lebih suka memanggil anda dengan sebut mahluk, karena anda buat saya tidak berbentuk. Anda sepertinya sudah berbulat tekad untuk mendeklarasikan diri sebagai sosok pembenci dengan kostum agama. Anda Seperti sudah memutuskan dalam hati bahwa semua ajaran agama Islam yang anda makan selama hidup anda menjadi barang dagangan untuk menggoncang ketenangan Indonesia.

Well, Buni Yani tidak salah dalam hal ini. Dia sering kali memberi tahu bahwa agama adalah satu item yang paling laku dijual. Mau di jual dengan harga murah atau harga mahal, bahkan gratis sekalipun, orang pasti beli dan ambil. Maklum, manusia Indonesia sekarang lebih mengkultuskan tulisan, simbol, logo, apapun yang berhubungan dengan agama Islam dan tulisan arab. Seperti misalnya, banyak orang menempelkan pigura dengan lafat “Bismillahirahmannirahhim” diatas pintu mereka dan meyakini tulisan itu bisa mengusir setan, jin dan dedemit lain. Padahal sejauh yang saya tahu, hanya manusia yang pernah belajar membaca Al-Quran yang bisa membaca sebuah tulisan. Kalau sebangsa setan, jin dan dedemit, saya tidak tahu apa mereka bisa membaca atau tidak. Kita hanya meyakini bahwa mereka BISA MEMBACA.

Sama dengan mahluk yang namanya Tengku Zulkarnain, dia mengejek tapi memakai. Kalau orang sunda bilang, “dipoyok dilebok” artinya diejek dimakan juga. Seperti status Beh Tengku yang satu ini. Dia menulis di twitternya begini:

“Makan Beras Vietnam, jajan McDonald, minum coca cola, ngopi starbuck, garam australia, patung Kwankong, rokok dunhill. Ngaku cinta Indonesia?”

Ha ha ha. faktanya yang nulis ini lebih parah lagi. Kalau saya teruskan status dia, saya akan tulis seperti ini:

“Makan Beras Vietnam, jajan McDonald, minum coca cola, ngopi starbuck, garam australia, patung Kwankong, rokok dunhill, perilaku Arab, cara pakai Arab, Pancasila ditolak, Khilafah diagungkan,media sosial yang dipakai buatan Amerika, liburan ke luar negeri. Presiden Indonesia di lecehkan, Masih ngaku cinta Indonesia?”

Biasanya, kalau orang mempertanyakan kecintaan orang lain pada Indonesia, harusnya dirinya sudah terlihat mencintai Indonesia, kan? Nah, sekarang saya ingin tahu, produk buatan Indonesia mana yang sudah dia pakai? Sebagai mahluk yang berada setingkat lebih rendah dari selebrity, yang memiliki pengikut atau follower beribu-ribu, harusnya dia dulu yang memperlihatkan kecintaannya pada Indonesia sebelum mempertanyakan kecintaan orang lain pada negerinya, bukan?

Yang saya sayangkan, semakin kesini, semakin dangkal saja pemahaman mahluk yang namanya Tengku Zulkarnain akan akidah Islam. Semakin dia mengejek orang yang menggunakan barang luar negeri, semakin dia lebih banyak menggunakannya. Hhmm, sepertinya Tuhan sedang membalikkan omongan dan tulisan dia ke dirinya. Semakin dia banyak mencela, semakin Tuhan menghajar dia dengan ketidak sadaran dari semua ucapannya.

Mungkin Beh Tengku Zulkarnain ini sudah menemukan jati dirinya bahwa dengan menjadi sosok pembenci negeri sendiri, dia mendapatkan ketenaran yang selalu di impikannya. Dia melihat bagaimana perubahan sosok seorang Jonru yang asalnya hanya seorang biasa bisa tiba-tiba menjadi pesohor hanya dengan menjual status-status kebencian, status-status penentangan, tidak jarang pula status fitnah yang diakhiri dengan sebuah tanda tanya.

Iya dong, satu pernyataan bohong akan menjadi fitnah jika di akhiri tanda baca TITIK, dan tidak menjadi fitnah jika diakhiri tanda baca TANDA TANYA. Jadi ngelesnya gampang. Kalau orang mengkritik dia karena sudah mengunggah satu fitnahan, dia akan dengan gampang bilang, “Saya kan bertanya! anda jawab saja!”. Artinya, kalau kita menjawab “TIDAK”, pernyataan dia akan tetap menjadi pertanyaan. Kalau kita menjawab “IYA” maka kitalah yang menfitnah bukan dia.

Contoh status yang pernah saya baca seperti ini: “Kata orang, Jokowi itu sudah membohongi rakyat Indonesia, benarkah?”. Kalau kita jawab TIDAK atau BUKAN, makan pertanyaan itu mati seketika. Kalau kita menjawab “IYA”, maka kita sudah merubah pertanyaan dia menjadi sebuah pernyataan bahwa Jokowi sudah membohongi rakyat Indonesia. Dan kalau statusnya ini sudah viral, kemudian polisi mengkasuskannya, Jonru akan dengan gampang berlindung dan selamat dibalik sebuah tanda baca “TANDA TANYA”. Makanya Jonru sampai sekarang masih bebas merdeka dan tidak dipenjarakan.

Kembali ke Beh Tengku Zulkarnain. Dia sudah mempelajari taktik Jonru dan dia ikuti. Apalgi kita tahu, Jonru bisa hidup mewah dari hasil menjual kebencian. Dia ikuti juga. Mungkin selama dia menjual agama, kehidupan dia tidak sekaya dan seenak Jonru.

So, Beh Tengku, cintakah anda pada Indonesia? Ah, ini pertanyaan menjebak. Kalau dia jawab, “IYA”, lalu kenapa selalu menentang pemerintah Indonesia, kalau dia menjawab “TIDAK”, kenapa dia masih tinggal di Indonesia? Tapi saya lebih pintar dan beh Tengku karena saya tidak memberi piliha sama dia ” Iya ATAU tidak”, karena saya tahu, dia pasti akan memilih jawaban “ATAU”. ha ha ha

Artikel dan sumber terkait ada di sini:

Judul :Apanya Dong Yang Buatan Indonesia Yang Anda Pakai, Beh Tengku Zulkarnain?
Link :Apanya Dong Yang Buatan Indonesia Yang Anda Pakai, Beh Tengku Zulkarnain?

Artikel terkait yang sama:


Apanya Dong Yang Buatan Indonesia Yang Anda Pakai, Beh Tengku Zulkarnain?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Apanya Dong Yang Buatan Indonesia Yang Anda Pakai, Beh Tengku Zulkarnain?

0 komentar:

Posting Komentar