Senin, 07 Agustus 2017

Pengacara: Pak Ahok Bukan Menolak Jadi Saksi Buni Yani, melainkan


Pengacara Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok), I Wayan Sudirta, memastikan bahwa kliennya tidak akan hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8/2017).

Wayan mengatakan, Ahok bukan menolak panggilan untuk hadir sebagai saksi, melainkan memang tidak perlu datang.

"Pak Ahok bukannya menolak, memang tidak perlu hadir," ujar Wayan , Selasa.

Wayan mengacu pada Pasal 116 dan Pasal 162 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Pada Pasal 116, kata dia, dijelaskan bahwa saksi yang jaraknya jauh dari tempat persidangan tidak perlu dihadirkan.

Saat ini, Ahok mendekam di penjara Mako Brimob, Kelapa Dua. Sementara itu, persidangan Buni Yani digelar di Gedung Perpustakan dan Kearsipan Pemerintah Kota Bandung.

"Kalau jaraknya jauh antara saksi dengan pengadilan, itu tidak perlu hadir, cukup berita acara yang dibacakan. Memang sudah diatur seperti itu," kata Wayan.

Kemudian, menurut Wayan, Pasal 162 KUHAP mengatur bahwa saksi yang tidak bisa hadir di persidangan cukup dibacakan saja berita acara pemeriksaannya (BAP).

"Kami sudah biasa mendiskusikan soal ini. Ini tidak perlu hadir. Ini bukan soal keinginan Pak Ahok. Bukan tidak mau, tetapi memang tidak perlu hadir," ujar Wayan.

Artikel dan sumber terkait ada di sini:

Judul :Pengacara: Pak Ahok Bukan Menolak Jadi Saksi Buni Yani, melainkan
Link :Pengacara: Pak Ahok Bukan Menolak Jadi Saksi Buni Yani, melainkan

Artikel terkait yang sama:


Pengacara: Pak Ahok Bukan Menolak Jadi Saksi Buni Yani, melainkan

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengacara: Pak Ahok Bukan Menolak Jadi Saksi Buni Yani, melainkan

0 komentar:

Posting Komentar